• Penanggalan Ibrani

    September 2017
    S S R K J S M
    « Mei    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

Pasti Menang dalam Dia

victory.jpgDasar perikop: Efesus 1:1-14

Pernahkah Anda sungguh-sungguh memikirkan tentang makna sebenarnya untuk berada dalam Kristus Yesus? Pernahakah Anda mendapat penyingkapan yang jelas mengenai hal itu? Jika Anda mendapatkannya, itu akan membuat perubahan besar dalam hidup Anda.

Ketahuilah, di dalam Dia kita dibangkitkan dari dosa-dosa kita. Di dalam Dia, kita didudukkan di surga sehingga Tuhan menunjukkan kepada kita kelimpahan kekayaan anugerah-Nya. Di dalam Dia kita dijadikan kebenaran Tuhan.

Jika Anda ingin penyingkapan itu meledak dalam diri Anda, mulailah menyelidi ayat-ayat Alkitab yang berkaitan dengan keberadaan dalam Kristus. Perhatikanlah kata-kata dalam Dia, dengan Dia, melalui Dia atau di dalam-Nya. Tandailah ayat-ayat itu dan renungkanlah sampai kebenarannya tertanam dalam roh Anda. Ayat-ayat itu akan seperti mesiu yang ampuh untuk melawan seranga-serangan iblis.

Bila dia berusaha memberi tahu Anda, misalnya bahwa Anda hanya seorang berdosa dan Tuhan enggan untuk direpotkan dengan masalah-masalah Anda, Anda akan tahu bahwa dia berdusta. Anda akan sanggup menjawab dia dengan berani, “Syukurlah kepada Tuhan, akulah kebenaran Tuhan di dalam Kristus Yesus. Aku telah dibangkitkan untuk duduk dengan Dia di surga. Sekarang aku ada di dalam Dia dan engkau tidak dapat menyentuhku sama sekali”.

Bersiaplah jika kemudian iblis mendatangi Anda dengan kebimbangan, ketidakpercayaan dan dakwaan. Bersedialah memukul balik dengan ayat-ayat Alkitab tentang jati diri Anda dalam Yesus. Anda pasti menang begitu Anda benar-benar mengetahui bahwa Anda berada di dalam Dia!

Iklan

Ahok, DKI-1

AhokMemasuki periode ke-2 Gubernur DKI, Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama menghadapi tantangan atau penolakan yang cukup keras dari kelompok masyarakat yang anti Bhinekka Tunggal Ika dan Pancasila.

Sentimen agama,  menjadi alat yang ampuh  menolak Ahok untuk kembali bekerja sebagai pelayan warga DKI. Kelompok ini ditenggarai terdiri dari beberapa kelompok kepentingan seperti, kepentingan status quo koruptor, radikal islam, ideologi komunis, dsb.

Ahok, DKI-1 adalah harapan mayoritas warga DKI. Keberhasilan kerjanya di dalam periode 1, ditunjukkan dengan tingkat kepuasan warga diatas 72% . Warga DKI ingin Ahok bukan yang lain.

Ahok, DKI-1 adalah sebuah kenyataan. Bila DKI maju maka Indonesia pun akan maju. Sebuah Ibu kota yang maju dan modern akan menghasilkan anak-anak (kota-kota lain) yang berkualitas sama.

Ahok, DKI- 1. Indonesia Raya Satu

Bersikaplah Setia (Hormati Tuhan)

Salute“Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah” (1 Samuel 2:30)

Tuhan menghormati orang yang menghormati-Nya. Dia takkan pernah melupakan benih kesetiaan yang Anda tabur. Dia akan menggandakannya dan memberikannnya kembali kepada Anda dalam suatu panen berkat.

Dalam Maleakhi 3:17, kita adalah permata-Nya dan anak-Nya.Pikirkanlah itu sejenak.  Dengan menghormati Tuhan dalam hidup kita maka kita memasuki kawasan berkat kekekalan.

Jika kita mulai memahami hal itu, maka kita akan menyadari sungguh tidak dewasa untuk marah terhadap Tuhan bila hal-hal yang bersifat sementara tidak berjalan lancar.

Tuhan tidak pernah lupa. Dia takkan pernah lupa bahwa ditengah sengitnya pertempuran, kita masih menghormati-Nya dengan berdiri teguh serta mengucapkan janji-janji-Nya.

Jadi, bertekadlah di hati Anda sejak hari ini untuk bersikap setia kepada Tuhan dalam setiap kata yang Anda ucapkan. Ambilah keputusan untuk seterusnya bahwa tiada yang lebih penting dalam hidup kita selain menghormati-Nya dan mengucapkan kata-kata iman.

Itu akan mengerjakan pembebasan bagi Anda dalam hidup ini, dan pada masa kekekalan kelak kita pasti senang bahwa kita telah melakukannya.

Trik: Mengalahkan Raksasa Kehidupan

facing-giant“Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan daripada Allah yang hidup?” (1 Samuel 17:26)

Kita mungkin sedang menghadapi raksasa hari ini. Raksasa itu mungkin penyakit atau kegagalan, kekurangan uang atau jenis kesusahan lain. Tetapi janganlah itu menakutkan kita. Sebab kita mempunyai sebuah senjata rahasia. Senjata yang pernah mengubah seorang pemuda gembala menjadi juara pengusir beruang, pembunuh singa dan pembantai raksasa. Senjata itu adalah perjanjian darah dengan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pada masa Daud dahulu, sunat adalah tanda dari perjanjian itu. Jadi, ketika dia menyebut Goliat orang yang tidak bersunat, Daud sebenarnya berkata: Orang ini boleh jadi seorang raksasa; dia mungkin kuat, tetapi dia tidak mempunyai perjanjian dengan Tuhan dan karena itu aku akan membununya.

Seperti Daud, kita juga mempunyai perjanjian. Tetapi perjanjian yang kita miliki itu lebih baik. Perjanjian yang dipunyai Daud menawarkan sejumlah berkat kepada mereka yang memelihara perjanjian itu, tetapi juga memuat kutuk bagi yang melanggar perjanjian itu.

Perjanjian yang kita punyai tidak demikian. Perjanjian milik kita adalah Perjanjian Baru yang dibayar oleh Yesus dengan darah-Nya sendiri. Sunat yang kita miliki adalah sunat hati bukan fisik (Roma 2:29). Maka perjanjian kita adalah perjanjian rohani yang dilakukan oleh Tuhan sendiri. Perjanjian itu tidak bergantung pada kesanggupan kita. Itu bergantung pada-Nya. Dia telah melakukannya semua! Yang harus kita lakukan hanyalah mempercayainya dan menerimanya.

Bacalah Ulangan 28:16-68. Itu adalah daftar dari kutukan yang telah dibebaskan Kristus dari hidup kita. Selidikilah bagian ini dan bersukacitalah! Tuhan telah menyembuhkan kita. Dan membebaskan kita dari hal-hal itu.

Jangan biarkan raksasa mana pun menakut-nakuti kita. Sebab kita mempunyai perjanjian darah dengan Tuhan Yang Mahakuasa. Tiada keadaan yang tidak bersunat di muka bumi ini yang dapat merampas kemenangan itu dari kita.

 

Diubah menjadi mulia

“Janganlah kamkupu-kupuu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan pikiranmu” (Roma 12:2)

Di bagian dalam, kita orang yang percaya Mesias memlliki kesempurnaan – dilahirkan kembali dalam citra Yesus sendiri. Namun di bagian luar malah kita mendapati diri kita mengecewakan, kurang dari kesempurnaan. Lalu bagaimana mengsinkronkan antara yang di dalam dengan di luar? Jawabannya terletak pada “pembaruan pikiran kita”.

Roma 12:2 memberitahukan kepada kita bahwa, pikiran kita bisa dibaharui kalau kita mau. Kata “berubah” diterjemahkan dari kata “metamorfosis”. Kata ini digunakan dalam Alkitab di dua tempat lain.

Salah satunya ialah ketika Yesus diubahkan di Gunung pada saat Dia berbicara dengan Musa dan Elia. Ada juga di dalam 2 Korintus 3:18 yang berbunyi,”Tetapi kita semua, dengan wajah terbuka memandang kemuliaan Tuhan seperti pada cermin, diubahkan menjadi citra yang sama dari kemuliaan menuju kemuliaan, yaitu oleh Roh Tuhan”.

Diubahkan ! Kata ini ampuh dan menggairahkan, serta melukiskan hal yang akan terjadi pada diri kita di saat kita meluangkan waktu untuk memandang Tuhan dalam Firman dan dalam doa. Pada saat kita meluangkan waktu membarui pikiran kita, maka bagian luar kita akan diubahkan juga. Perubahan yang hampir mirip dengan proses seekor ulat diubahkan menjadi seekor kupu-kupu. Citra dunia kita akan diganti menjadi serupa dengan citra roh yang dilahirkan kembali dalam kebenaran dan kesucian sejati.

Mari luangkan waktu untuk menjahui dunia dan mempelajari firman Tuhan. Renungkanlah itu dan biarkanlah itu mengubah kita dari dalam ke luar. Maka kupu-kupu rohani yang indah dalam hidup kita akan nampak menjadi berkat bagi orang lain dan memuliakan Mesias Yesus Tuhan kita.

Selamat Datang di Liga Utama

“Berbahagialah kamu jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala sesuatu yang jahat. Bersucitalah dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga…” (Matius 5:11-12)

liga-utamaBila aniaya datang, janganlah diam saja dan merengek-rengek menghadapinya. Jangan membuang waktu dengan merasa iba diri.  Ketahuilah aniaya datang bukan karena Iblis ingin mencari kesenangan atas kita.  Aniaya datang karena kita sudah dianggap Iblis sebagai ancaman baginya. Itu datang karena kita telah memasukkan Firman di hati yang bila tidak dikeluarkan Iblis maka akan menimbulkan kesulitan yang besar bagi Iblis.

Jadi bersukacitalah! Aniaya berat berarti kita telah berhasil masuk ke dalam liga utama. Itu berarti iblis menanggapi kita dengan serius sekali sehingga dia mengirim pemainnya yang terbaik dalam usaha menyingkirkan kita dari pertandingan!

Para pemain yang berhasil masuk ke dalam stadion utama tentunya takkan berusaha untuk meniggalkan gelanggang begitu saja, bukan? Sebab mereka telah berusaha sepanjang hidupnya mempersiapkan diri untuk mencapai level utama. Mereka takkan berkata, “ Ah, ingin rasanya aku tidak berada dalam pertandingan sehebat ini. Lawan-lawanku adalah pemain-pemain terbesar dan terkejam”. Para pemain di liga utama akan berusaha melawan dengan seluruh daya mereka, untuk membuktikan bahwa mereka bisa memperoleh kemenangan.

Begitulah seharusnya sikap kita bila iblis menantang kita. Kita harus menyambut tantangan itu dengan sukacita, sambil menyadari bahwa kita akan keluar sebagai pemenang. Bagaimanapun, Tuhan akan selalu mengusahakan keberhasilan kita. Dia tidak pernah berhenti dan meragukan apakah Dia mempunyai cukup sumber daya untuk menolong kita mengatasi setiap masalah kita. Dia tahu Dia dapat mengalahkan segala sesuatu yang didatangan iblis untuk melawan kita.

Jadi, bila aniaya datang, percayalah kepada-Nya dan bersukacitalah karena tahu sekarang bahwa kita telah berhasil masuk ke dalam liga utama.

Tuhan berdaulat atas setiap pilihan

pilkada   Beberapa hari lagi kita akan mengadakan pesta demokrasi tingkat propinsi dan kota di Indonesia. Atmosper politik pun sudah terasa panas sejak 6 bulan terakhir apalagi menjelang hari pencoblosan (Rabu, 15 Februari). Berbagai cara dilakukan oleh setiap paslon untuk menarik warga Jakarta memilih mereka.

Ada yang berkampanye dengan fair dan kreatif tapi ada juga yang menggunakan cara-cara licik seperti black campaign dan penggunaan isu SARA.

Dinamika politik PILKADA di propinsi DKI Jakarta terasa berbeda dengan pilkada di propinsi Indonesia lainnya. Keterlibatan para mantan presiden dan jendral dalam mendukung paslon memberi kesan Pilkada Jakarta bagaikan arena Pilpres. Banyak energi dan dana yang sudah dikeluarkan untuk sebuah pilihan. Namun apapun pilihan warga Jakarta itu berasal dari Tuhan, sebab pada Amsal 16:1 menyatakan, We may make our plans, but God has the last word,” (TEV;Good News Translation). Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN.

Segala usaha paslon dan para pendukungnya tentu baik untuk warga Jakarta menimbang-nimbang sebelum menentukan pilihannya. Tapi keputusan akhir berasal dari Tuhan. Keyakinan akan kedaulatan Tuhan atas setiap hal yang terjadi dalam sejarah hidup manusia adalah sesuatu yang dapat menghibur kita. Meskipun usaha manusia menimbang-nimbang untuk memilih perkataan dan tindakan, diakhir setiap keputusan di sana ada Tuhan.

Oleh sebab itu, apapun hasil dari Pilkada DKI yang akan datang kita tahu sekarang Tuhan ada di sana bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi orang Kristen yang mengasihi Dia yang terpanggil sesuai rencana-Nya. Kiranya damai sejahtera turun atas Jakarta dan Indonesia. Selamat memilih.