• Penanggalan Ibrani

    Agustus 2009
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU TIDAK?

Hipnotis! Saat mendengar kata ini, biasanya pikiran kita mengidentikan dengan hal-hal yang negataif. Namun kini hipnotis ternyata tidak melulu digunakan untuk hal negative atau aksi kejahatan. Ada juga hipnotis yang bermanfaat untuk terapi penyembuhan. Seperti yang telah dilakukan di klinik hipnoterapi milik Romy Rafael salah satu Juri dalam acara The Master, melalui klinik itu, ia mengaku berhasil mengobati orang kecanduan merokok. Hipnotis Barat yang dipelajari Romy di Hypnotism Training Institute (HTI) dan State Hypnotist Institute di Los Angeles selama empat tahun itu tidak berkaitan dengan black magic. Hipnotis sebagai bagian dari ilmu psikoanalisa justru dapat dimanfaatkan untuk membantu orang lepas dari kecanduan rokok, narkoba; mengobati depresi; mengontrol berat badan bahkan melahirkan tanpa sakit.
Bahkan kini hipnotis dijadikan sebagai sesuatu yang fun dan bisa menghibur orang. Misalnya melihat aksi hipnotis yang diperagakan dalam acara The Master, orang tidak merasa lagi takut. Sebaliknya, mereka akan tertawa terpingkal-pingkal melihat korban yang “diperdayai” oleh Para Mentalist untuk melakukan tindakan konyol sesuai permintaannya. Alhasil, masyarakat pun menjadi akrab dengan hipnotis. Bayangan bahwa hipnotis itu seram dan identik dengan kejahatan lambat-laun mencair.
Orang lambat laun mulai akrab dengan aksi-aksi hipnotis, sulap, dan pertunjukan magic. Bahkan beberapa sekolah Kristen memasukan kursus magic di dalam pembelajaran ekstrakulikuler. Anak-anak mulai tertarik dengan trik-trik dan tampilan spektakuler, ditambah dengan film-film yang menyajikan kekuatan magic sebagai hal yang mengasyikan seperti dalam film Harry Poter, Hobbit, dan yang akan muncul lainnya
Dunia hiburan kini tidak lagi didominasi oleh music, lawakan, atau film tapi juga aktraksi-aktraksi spektakuler dari orang-orang yang menyebut dirinya Pesulap, Mentalis, Magicer, dan sebagainya. Bahkan rating dari acara seperti The Master dapat melampaui jauh acara-acara hiburan konvensional lainnya.
Menurut salah seorang pakar hipnotis dalam askinya para Magicer pertama-tama menghilanglan kesadaran alam bawah sadar seseorang yaitu dengan melemahkan kemampuan otak kiri. Otak kiri berfungsi untuk menganalisis dan berhitung. Sementara otak kanan punya kemampuan berkreativitas dan berimajinasi. Ketika kemampuan otak kiri melemah, hal itu membuka kesempatan otak kanan untuk menerima perintah tanpa menganalisisnya lebih dulu. Akibatnya, si penghipnotis bisa memerintahkan subjek melakukan apa saja Dengan begitu, tidak ada jaminan hipnotis tidak membahayakan. Karena subjek berada dalam alam bawah sadarnya, kontrol utama ada pada sang penghipnotis yang akan dengan mudah mengendalikannya. “Disuruh bunuh diri pun akan ia lakukan, apalagi disuruh mencuri atau membunuh,” jelas Ir. Yan Nurindra salah seorang pakar hipnotis.
Intinya praktik hipnotis selalu berurusan dengan alam bawah sadar seseorang, sebab itu praktek hipnotis rentan “disusupi” kuasa lain “. Alkitab tidak mengungkapkan secara eskplisit tentang alam bawah sadar. Hal ini mengindikasikan isu alam bawah sadar tidaklah masuk dalam pengajaran yang Alkitabiah. Di dalam Alkitab kita melihat cara Tuhan bekerja tidak pernah menghilangkan hak kesadaran seseorang. Setiap manusia diberikan kesempatan untuk berpikir dan menimbang-nimbang mana yang baik dan buruk, mana yang benar dan salah. Ini berbeda jauh dengan praktek hipnotis yang menghilangkan samasekali hak kesadaran sesorang.
Alkitab selalu meminta kita untuk waspada dan berjaga-jaga, dan aktif dalam mencari kehendak Tuhan. Jelaslah hipnotis sesuatu yang bertentangan dengan Firman Tuhan. Sebuah praktek pelecehan terhadap hak kesadaran manusia. Sehingga siapapun yang terlibat baik pemain, sukarelawan, penonton, sama saja menyerahkan hak kesadarannya begitu saja untuk dilecekan oleh para hipnotis. Lalu siapakan dalang dibalik pelecehan terhadap sisi kemanusiaan kita ini, Tanya siapa ????

26 Tanggapan

  1. Syalom,
    Saya terkesan dengan tulisan yang dibuat tentang hypnosis. saya orang kristen yang kebetulan belajar tentang Hypnosis dan NLP. sebetulnya yang anda katakan tidak salah dan tidak juga benar tergantung dari sudut pandang anda. menurut saya hypnosis (tidak menggubakan matra) tidak bertentangan dengan iman kristen.

    kalau saya membaca tulisan yang anda buat hingga selesai, kalau saya menonton sebuah iklan dan saya membeli produk yang diiklankan, kalau saya mendengar khotbah pendeta dan saya melakukannya maka sebetulnya saya terhipnotis.

    Seorang penghipnotis tidak semudah yang anda lihat di TV untuk membuat orang lain tidur ada sugestibilitas test yang tidak ditunjukan di TV karena bagi saya sulap terjadi karena 3 hal :
    1. skill karena latihan
    2. Alat yang menyimpan rahasia
    3. kerjasama dengan penonton
    Teknik hipnotis juga sering digunakan saat altar call ( musik ditinggikan/diperkeras ).

    Perlu diketahui jika seseorang tidak mau dihipnotis maka ia tidak akan bisa dihipnotis dan jika anda menghipnotis bertentangan dengan belief orang tersebut maka hipnotis tidak akan bisa bekerja.

    Kalau berbicara tentang pelecehan tentang hak kesadaran manusia, bukankah setiap pengurapan juga kadang menyebabkan orang rebah tidur, menangis, berteriak, menjerit ?

    Salam kasih dalam Kristus Yesus Tuhan kita.

    • Terima kasih atas tanggapan Sdr. Ongky

      Kepenuhan di dalam Tuhan tidak pernah meniadakan kesadaran orang tersebut,…bila seseorang dipenuhi Roh Tuhan Yesus lalu bermanifestasi menangis, teriak, atau rebah,…tidak berarti ia hilang kesadarannya. Bahkan kepekaan atau kesadaraanya terhadap diri sendiri dan Tuhan meningkat. Tapi coba perhatikan ketika orang memberikan diri dikuasai hipnotis, ia tidak kuasa sepenuhnya atas dirinya, tapi berada dalam kendali. Ia tidak dapat memilih, sebab kebebasanya terikat.
      Saya setuju bila digereja ada praktek hipnotis, kemungkinan di gereja terjadi praktek hipnotis tidak bisa dipungkiri, oleh sebab itu manifestasi tidak dapat dijadikan tolak ukur keberhasilan secara rohani. Sebab sangat mungkin hal itu adalah hasil dari praktek hipnotis.

      Saya jelas tidak dpt menghakimi sdr. dan menghukum sdr sperti copernikus. Sebab kematian copernikus lebih disebabkan karena adanya otoriter gereja politik Roma, dan itu SALAH. tapi tulisan kami disini ingin mengkaji dan mengingatkan jemaat agar berhati-hati terhadap isu-isu lama yang kembali bangkit.
      Pengkajian ini akan terus berlanjut, kehadiran siapa saja terbuka bagi kajian kami,..terim kasih

  2. Saya sudah menulis banyak info spesifik tentang rahasia hipnosis, cara menangkal dan modus operandi kejahatan hipnotis. Di sana dijelaskan bahwa korban TIDAK kehilangan kesadaran, melainkan sekedar terbujuk. Silakan cek di FAST Hypnosis untuk mendownload e-booknya (bahasa Indonesia).

    Sementara jika Anda berminat membaca diskusi lebih lanjut dan mendetil tentang fenomena hipnosis dari segi kerohanian kristiani, silakan ikuti diskusi dan penjabaran yang saya berikan di Hipnosis: Boleh Atau Tidak Dalam Kekristenan.

    Semoga bermanfaat, dan salam kenal!

  3. Inilah akibat pemerkosaan bernamakan Agama. Belajar dari Sejarah dong. Betapa manusia takut akan KEBENARAN. Bila tidak secara explitsit disebutkan dalam Alkibat disebut sesat? Bumi bulat… sesat…. Matahari pusat tata surya…. sesat, lama2 TV, HP, dll juga sesat.
    Salam

  4. Saya setuju dengan Ongky Hojanto, tapi tidak membantah Deardo. Yang saya sayangkan adalah begitu banyak orang yang Kristen yang mengaku punya hikmat dari Tuhan namun tidak bijaksana.

    Maksud saya, sampai detik ini masih ada yang menyangsikan ilmu (psikologi klisis) ini sebagai salah satu tipu daya setan.

    Hypnosis singkatnya sabenarnya hanyalah ilmu komunikasi. Nah, dalam komunikasi itu juga kita bisa temukan tanpa masuk pelatihan hypnosis atau masuk sekolah psikologi segala. Seorang yang pendeta dan konselorpun itu sebenarnya juga memakai konsep hypnosis. Ya, sebuah peryataan yang tidak masuk akal bagi yang tidak mengerti hypnosis. Namun itulah yang terjadi. Hypnosis telah berjalan dengan sendirinya setiap hari, sama dengan kita membaca, mendengar promosi hingga menonton iklan. Itu semua menggunakan proses hypnosis.

    Sejarah kelam dunia sulap membuat hypnosis itu dakatakan memakai kekuatan setan. Begitu juga dengan hypnosis yang disamakan dengan gendam. Sebanarnya: Hypnosis berbeda dengan Gendam. karena banyak berita yang beredar dimedia massa sekarang maupun pandangan masyarakat hinga tokoh perpelajar sekalipun menganggap dan menyamakan Hypnosis dengan Gendam. Ini merupakan satu pola pandang yang keliru.

    Saya seorang Kristen dan sudah lahir baru. Saya juga seorang gospel magician, mengabarkan Injil dengan ilustrasi Sulap. Saya tidak menolak dasar iman kepercayaan saya terhadap Tuhan Yesus dan Injil. Saya sangat percaya pada kuasa Tuhan yang luar biasa melebihi yang lainnya.

    Yang saya ingin tekankan adalah, adalah Hypnosis sama dengan obat. Tergantung siapa yang ingin menggunakannya. Hypnotherapy sama dengan obat, mau dipakai dalam nama Yesus, penyakit sembuh atau dengan Iman dan doa puasa penyakit sembuh…
    Hypnosis sama dengan iklan yang menawarkan bahwa produknya lebih luarbiasa dibanding dengan produk lain. Tanpa kita sadari, kita telah “dicuci” otak kita denga Pengajaran dan khotbah pun mempunyai prinsip yang sama.

    __Sekali lagi, saya ingatkan saya tidak menolak dengan ajaran Kristen yang sepenuhnya. Saya percaya pengakuan iman Kristen__

    Menjadi seorang yang beriman itu sangat penting namun Menjadi Seorang yang Beriman dengan Hikmat itulah yang Alkitabiah. Sebab iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati.

    Anyway saya tidak membantah pendapat Deardo, karena menjadi seorang yang kritis itu perlu.

    Namun kita semua harus “berpikir diluar kotak” maka kita bisa melihat kebenaran dengan bijak.

    Sekali lagi saya menghargai pendapat Deardo.
    Tuhan Yesus memberkati.

    • maaf saya mau bertanya apakah sulap dengan sebuah trik itu bertentangan dengan firman Tuhan ya? soalnya namanya trik pasti identik dengan berbohong .. bagaimana pendapat anda?

      • Ada dosa yang mendatangkan maut dan tidak. Bila seseorang masuk lebih ke dalam pengenalan Tuhan dan tinggal dalam hadirat Tuhan, maka sesuatu semakin dipekakan. Bila anda merasa sulap itu “cendrung” berdosa maka itu kepekaan yang harus diperhatikan. Ingat Tuhan kita bagaikan api yang menghanguskan, Ia akan menyucikan segala sesuatu sampai ke akar-akarnya. Selamat bertumbuh.

  5. Ada kesaksian orang-orang Kristen yang pernah dihipnotis dengan alasan terapi (Hipnoterapi)
    dari kesaksian-kesaksian mereka diperoleh kesimpulan ttg pengaruh negatif hipnotis terhadap seorang Kristen!
    1. Munculnya dorongan yang kuat untuk bunuh diri.
    2. Munculnya kebencian tanpa alasan terhadap kebaktian dan nyanyian-nyanyian rohani.
    3. Mulai tertarik dengan Satanisme dan Okultisme.

    ketiga gejala ini ditemukan hampir pada semua orang Kristen yang menjalani hipnoterapi.

    keadaan ini terungkap setelah beberapa orang Kristen meminta bimbingan Konseling kepada para hamba Tuhan sehubungan dengan adanya dorongan yang kuat untuk bunuh diri dan kebencian tanpa alasan terhadap kebaktian dan nyanyian-nyanyian Kristen.

    Saran saya, sebaik apapun karakter orang yang melakukan hipnotis, tetap saja ada dampak negatif yang tersembunyi.

    Saya pernah belajar Hipnoterapi dan saya memahami prinsip kerja otak, sehingga saya memahami bahwa tanpa disadari banyak Hamba Tuhan telah menggunakan cara-cara “hipnotis” ketika berkhotbah, walaupun hal itu tidak disadarinya. Sebaiknya Hamba-hamba Tuhan berkhotbah dengan wawasan memberi kesempatan Jemaat berpikir dan membuat keputusan untuk lebiih dewasa secara rohani dengan kesadaran penuh!

    Bagi setiap orang Kristen, jangan pernah membuat keputusan untuk hal-hal rohani dalam keadaan emosi yang memuncak, Keputusan yg terbaik adalah keputusan yg dibuat dalam kesadaran penuh, dan ini memerlukan waktu yg tidak singkat. baca alkitab, doa dan tanyakan pada orang Kristen lain ttg keputusan yang akan dibuat. itulah langkah terbaik membuat keputusan. Jangan membuat keputusan instan!!

    Pdt. Daniel H. Herman, S.Th.
    http://dhh-ministry.blogspot.com
    http://godtheholyone.blogspot.com

    Saya sudah meninggalkan Hipnoterapi setelah membaca kesaksian-kesaksian ttg pengaruh negatif hipnotis terhadap kehidupan rohani Kristen.

    • beberapa waktu lalu ditempat saya bekerja, ada pelatihan, salah satunya adalah penggunaan hipnotis dalam kebidanan, dan karena penasaran juga saya ikut sesi Hipnotis-nya, dan sedikit banyak tau tentang bagaimana proses hipnotis terjadi,mulanya saya seneng juga berfkir jika hipnotis dapat diaplikasikan untuk mengurangi rasa nyeri persalinan, tapi ketika saya share hal ini ke kakak saya yg sebelumnya juga tertarik hipnosis malah sudah menanyakan ke hamba Tuhan setempat dan disampaikan kl Hipnosis tidak sesuai dengan alkitab. dan karena penasaran, saya coba browsing beberapa artikel, dan dari beberp hasilnya menyatakan jika Hipnosis tidak sesuai alkitab. padahal sebelumnya saya ingin belajar lebih banyak tentang hipnosis hipnoterapi…
      tapi dengan informasi ini saya tau bagaimana harus mengambil sikap..
      Terima kasih Informasinya..
      Tuhan memberkati

      • Menjelang hari kedatangan Tuhan banyak hal yang harus diuji ulang. Bukan saja dunia rohani tetapi guncangan ujian terjadi juga di dunia nyata/fisik. Berjaga-jaga dan berdoa adalah pesan penting yang harus diingat selalu oleh semua orang percaya yang sdh diselamatkan oleh Yesus/Yeshua Mesias

    • saya memang menyayangkan kebanyakan orang selalu skeptis terhadap hipnoterapi, karena menurut saya orang yang mengalami efek negatif dari hipnoterapi bisa disebabkan terapi yang dilakukan tidak dilakukan oleh orang yang profesional dan ada efek lain yang membuat efek tersebut menjadi “putus” dan menjadi berbalik menyerang pasien. sama saja seperti orang yang berdosa dan bertobat tapi suatu kembali akan bisa kembali berdosa berkali lipat jika iman tidak kuat. saya pernah mengikuti hipnoterapi dan tidak terpengaruh negatif dari point2 diatas, saya tetap berdoa kepada Yesus, dan tetap menomorsatukan Dia, dan sampai sekarang saya baik2 saja. jika keinginan mempelajari hal2 negatif seperti diatas setahu saya itu kembali ke pribadi-nya yang sedang diuji kepercayaannya, jadi keinginan mempelajari hal tersebut pasti ada. hipnotis yang saya lihat berdasarkan fungsi kerja otak yang memang sangat luar biasa. maka dari itu semua kembali berdasarkan pikiran, semua keinginan itu berasal dari pikiran, jika kita tidak mengontrol pikiran kita, kita pasti bisa terikut apapun yang ada disekitar kita.
      memang saya lihat di beberapa gereja ada yang menggunakan trik ini, seperti suatu ketika kita diajak merenung mengenai kesedihan dengan latar suara musik (alat musik) dan kemudian diajak gembira sambil bertepuk tangan sehingga mengalami “kepenuhan” atau “kepuasan” batin yang luar biasa, dan seperti beban lepas, tanpa disadari ini juga merupakan hipnotis😉 jadi saya sih setuju seharusnya kita sebagai Kristen harus mempunyai hikmat dari Roh Kudus dan kita harus bijaksana. semuanya harus dipelajari sebelum mengambil suatu keputusan menyatakan sesuatu itu benar atau salah. GBU.

  6. Apapun bentuknya…dari hipnotis atau hipnosis dan untuk apapun itu dilakukan adalah sungguh perbuatan yang diluar kehendak Tuhan.. karena fokus kita pada waktu itu bukanlah kepada Tuhan dan sudah membuka celah bagi sijahat untuk masuk. Saya sudah mendengar secara langsung seminar okultisme(termasuk segala jenis hipnotis) dari hamba Tuhan Ev.Daud Tony mantan paranormal tingkat tinggi yang sudah ditangkap Tuhan yang mengatakan ilmu hipnotis yang dulu dia kuasai berasal dari kuasa gelap.

  7. tanpa disadari kegiatan yang kebanyakan oleh WL dengan membawa suasana kedalam “trance” dan music dalam gereja2 baru, juga salah satu tehnik hipnoterapi. jika dibawa suasana sedih dan kemudian dibawa ke suasana gembira dengan merasa ada “pelepasan” juga termasuk kategori tersebut. jangan sama hipnoterapi dengan hipnotis yang ada ditanyangan TV karena itu bersifat enterteiment, dan hal ini yang mempengaruhi pemikiran masyarakat Indonesia. jangan kita “terlalu bodoh” untuk menerima semua dengan mentah, tapi kita cari dulu keterangan yang bisa menguatkan “alasan2” kita. haruslah kita menjadi Kristen yang pintar di masyarakat jangan mau dibodoh2in hanya dengan satu statement tanpa alasan2 penunjang. GBU.

    • Eksploitasi jiwa,.. itulah yang mungkin sedang dikerjakan oleh beberapa motivator zaman ini baik yang ada di gereja maupun di dunia profesi dan hiburan. Kekuatan jiwa memang bila dilatih dapat menghasilkan daya yang sangat kuat namun boleh Anda survei dan selidiki lebih lanjut dampak dari daya yang dihasilan bersifat sementara dan melelahkan. Karena harus terus “dipompa” dengan kekuatan sendiri. Sampai berapa lama seseorang mampu membakar semangatnya sendiri? Bukankah hal ini sama dengan mengandalkan kekuatan manusia (Firman Tuhan tertulis: “Terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatan manusia”)
      Hipnotis ataupun hipnoterapi adalah bagian dari usaha manusia untuk mengembangkan kemampuan jiwa (pikiran, perasaan). Alam bawah sadar manusia dibangkitkan sedemikian rupa sehingga memiliki kekuatan transenden dan rekreatif, yang sepertinya positif namun kencendrungannya digunakan negatif. Beberapa pembicara (motivator dan rohaniawan) secara sadar dan tidak sadar menggunakan teknik ini melalui permainan musik dan penyampaian yang di dramatisir.
      Apapun bentuk eksploitasi jiwa yang dikembangkan dari ilmu psikologi perlu ditanggapi dengan hati-hati dan bijaksana. Ujilah segala sesuatu.

      • jujur saya tengah bingung dgn apakah hypnoterapy bertentangan dg iman kristen atau tdk. saya tertarik utk memasukkan anaksaya ke sekolah yg didirikan oleh seorang motivator. pertama saya tertarik krn dlm pengajarannya mrk lbh mengutamakan kenyamanan anak dan tdk spt sekolah jaman sekarang yg sgt ketat dlm persaingannya,dimana anak masih SD sdh hrs mengikuti banyak les pelajaran supaya tdk tertinggal dr tmn sekelasnya.selain itu mrk lebih menekankan membantu anak menjadi pribadi yg percaya diri,dandpt bersosialisasi,serta tdk mengutamakan nilai akademis semata. dan mereka menerapkan metode hypnoterapy. sebenarnya skolah ini cukup mahal bagi karyawan spt saya,namun saya tertarik.krn ini sekolah yg saya cari selama ini. tp ya itu td,saya bertanya tanya,apakah bertentangan dgn iman kristen. sy tdk mau menyesal di kemudian hr,kalau tnyt bisa memberikan dampak yg buruk pada pribadi anak saya

      • Ibu yang dikasihi Yeshua, apa yang ibu kuatirkan menunjukkan keseriusan ibu untuk mengenal Tuhan dan membawa anak Ibu untuk tidak mengalami kesesatan. Sebenarnya ini adalah modal penting seorang Ibu atau Ayah untuk mendidik anak-anaknya, sebab mendidik adalah tugas utama keluarga. Sekolah atau kursus hanya dari sisi akademis, tapi rohani, mental dan karakter dibentuk oleh keluarga. Jadi pertimbangankan ketiga hal terakhir tadi, apakah ini akan terpengaruh bila Ibu menyekolahkan anak Ibu di sekolah yang menerapkan metode hypnoterapy. Memang kecendrungan pendidikan sekarang adalah berkompetisi, bagi orangtua yang tidak mengenal kebenaran Firman Tuhan akan menjadi stress dan anaknya pun demikian, karena terus dikejar oleh target, yang katanya “ini bagi kesuksesan anak-anak di masa depan”. Hal ini jelas bertentangan dengan Firman Tuhan yang mengatakan secara tersirat, “sukses dimulai dari Takut akan Tuhan”. Cari dahulu Kerajaan Tuhan maka semua akan ditambahkan – Matius 6:33. Sekali lagi keputusan ada ditangan Ibu. Kiranya Tuhan Yeshua (Yesus Kristus) menolong Ibu.

  8. Copas dari http://www.sabda.org/c3i/bahaya_hipnotis

    Pada zaman yang penuh dengan tekanan dan ketegangan ini, banyak orang mencari berbagai macam cara untuk mengatasi tekanan dan ketegangan mereka. Ketika muncul sebuah cara yang mengklaim sebagai cara aman, cara tersebut akan diserbu oleh masyarakat, termasuk orang-orang Kristen. Salah satu hal yang dianggap sebagai solusi masalah hidup adalah hipnotis.

    Saat ini, hipnotis menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan untuk mengatasi persoalan-persoalan hidup orang kota. Para ahli hipnotis sendiri mengklaim bahwa hipnotis dapat menolong mereka yang ingin kurus, yang ingin berhenti merokok, yang depresi, dan yang terikat oleh narkoba. Hipnotis juga dipakai untuk menghilangkan rasa takut, membangkitkan rasa percaya diri. Jangankan orang awam, beberapa dokter gigi juga memakai hipnotis agar pasien mereka tenang menjalani pengobatan gigi.

    Hipnotis dianggap sebagai cara yang aman dan ilmiah dalam menolong masalah-masalah hidup manusia karena hipnotis memakai teknik sugesti. Pasien akan disugesti dan dibawa dalam hipnosis. Dalam kondisi ini, pasien akan diberikan sugesti-sugesti untuk mengatasi persoalan mereka. Misalnya, mereka akan disugesti bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan, atau disugesti bahwa mereka tidak suka makan banyak. Setelah sugesti itu, pasien tidak akan menyukai rokok dan tidak suka makan banyak. Ini akan menolong pasien untuk berhenti merokok dan menjalani diet agar kurus. Hipnotis juga dapat dipelajari secara pribadi dengan melatih konsentrasi dan sugesti diri, yang ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengatasi rasa takut, dan mengatasi persoalan-persoalan dosa yang mengikat manusia.

    Banyak orang Kristen yang juga ikut-ikutan mempelajari hipnotis dan memberi diri dihipnotis untuk mengatasi persoalan-persoalan mereka. Ada juga yang masih ragu-ragu, apakah boleh dihipnotis dan mempelajari hipnotis untuk mengatasi persoalan kita?

    Bahaya hipnotis

    Walaupun ahli hipnotis membungkus hipnotis sebagai sesuatu yang ilmiah, namun hipnotis bertentangan dengan iman Kristen. Hipnotis bertentangan dengan iman Kristen karena tidak sesuai dengan nilai-nilai kristiani dalam mengatasi persoalan dan karena hipnotis mengandung sejumlah bahaya. Ada beberapa bahaya mempelajari hipnotis maupun dihipnotis.

    1.

    Hipnotis dapat membuka pikiran untuk memercayai apa saja, termasuk dusta. Seorang yang terhipnotis dapat disugestikan sebuah kebohongan dan dia akan memegang kebohongan itu sebagai sebuah kebenaran. Sugesti yang diberikan bukanlah kebenaran atau fakta mengenai keadaan pasien. Pasien yang memang suka rokok disugesti bahwa dirinya tidak suka rokok. Pasien yang memang penakut disugesti bahwa dirinya berani. Akhirnya dalam pikiran pasien terdapat fantasi hasil sugesti dan setelah dihipnotis, pasien tidak bisa membedakan antara fantasi dan kenyataan.
    2.

    Hipnotis adalah usaha untuk menguasai diri melalui sugesti, baik itu oleh orang lain maupun oleh diri kita. Sebuah usaha yang berada di luar karya ROH KUDUS. Padahal penguasaan diri adalah karya ROH KUDUS di dalam diri orang percaya (Gal. 5:22-23). Ketika kita mengikuti pimpinan ROH KUDUS, Dia akan memberi kita kuasa untuk mengontrol diri kita. Dosa diatasi dengan menyerahkan diri kepada Allah dan bukan dengan menyerahkan diri kepada ahli hipnotis atau menyerahkan diri kepada diri sendiri (Yak. 4:6,7; 1Kor. 6:9-12; Rm. 6:12). Sebagai orang percaya, fokus kita adalah kepada Kristus, bukan kepada diri kita sendiri, atau kepada hal-hal lain (Ibr. 12:2). Jawaban persoalan kita bukan di dalam diri kita, melainkan di dalam Kristus (Mat. 11:28).
    3.

    Hipnotis membuka “pintu hati” atau “pintu pikiran” kita kepada serangan kuasa kegelapan. Dalam hipnotis, bukan hanya ahli hipnotis yang akan mengubah sikap dan tingkah laku kita, tetapi Iblis pun mau mengubah diri kita sesuai dengan keinginannya. Dengan memberikan diri dihipnotis, kita berada dalam keadaan emosi yang tidak stabil, tidak aman, dan akan memberikan kesempatan kepada Iblis untuk menguasai diri kita. Hipnotis memberikan kemungkinan kerasukan setan (“The Dangers of Hypnosis”, 1963: 83).
    4.

    Hipnotis bukanlah sains, melainkan merupakan bagian integral dari okultisme selama ribuan tahun (“Hypnosis: Medical, Scientific, or Occultic?”, 87]. Banyak teknik yang digunakan dalam hipnotis mirip dengan sistem mistik dan okultisme. Profesor psikiater, Thomas Szasz mengatakan bahwa hipnotis adalah “ilmu pengetahuan gadungan” (“The Myth of Psychotherapy”, 1978: 185-186]. Yoga, Zen, dan metode penyembuhan timur memiliki kesamaan mendasar dengan hipnotis dalam banyak aspek (“Hypnosis and Behavior Modification”: Imagery Conditioning, 1976: 412). Dan hal yang perlu diketahui mengenai yoga, tujuan utamanya adalah kesatuan dengan Allah. Kesatuan ini dicapai bukan melalui Kristus, melainkan melalui meditasi.
    5.

    Hipnotis adalah pelanggaran terhadap hak Allah. Tidak seorang pun yang memiliki hak untuk menguasai pikiran dan kehendak seseorang. Hanya Allah dan orang itu sendiri yang memiliki hak untuk menguasai pikiran dan kehendaknya. Praktik hipnotis merupakan pelanggaran etika Kristen (Mind Manipulation: A Christian Ethical Analysis)

    Akhir dari tulisan ini adalah pertimbangkanlah nasihat Petrus: “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya” (1Pet. 5:8).

    Kepustakaan:
    Brown, David L. 1963. “The Dangers of Hypnosis”, mengutip dari Many Lives, Many Loves by Gina Cerminara; Wm Morrow and Company.
    Deidre, Martin and Bobgan. “Hypnosis: Medical, Scientific, or Occultic?” California:EastGate Publishers.
    Provonsha, Jack W. “Jack Mind Manipulation: A Christian Ethical Analysis”, dalam http://www.ilu.edu/ilu/bioethics.
    Szasz, Thomas. 1978. “The Myth of Psychotherapy”. Garden City: Anchor Press/Doubleday.
    William, Kroger and Frezler. 1976. “Hypnosis and Behavior Modification:Imagery Conditioning”. Philadelphia: J. B. Lippincott Co..

    GBU

  9. Ada apa dengan pelatihan NLP? Mengapa banyak orang mempertanyakan ‘Apakah NLP Itu?’ berikut artikel mengenai NLP. Bila kita membuka Ensiklopedia Wikipedia, kita dapat segera mengetahui apa itu NLP dari dua paragraf pertama artikel itu:

    Neuro-linguistic programming (NLP) is a set of techniques, axioms and beliefs, that adherents use primarily as an approach to personal development. NLP was influenced by the ideas of the New Age era as well as belief in human potential. … NLP is based on the idea that mind, body and language interact as one to govern perseption and behaviour; and hence perseption and behaviour can be changed by applying various techniques involving mind, body and language. NLP teaches that a person’s language and behaviour (whether functional or dysfunctional) are highly structured , and that this structure can be ‘modelled’ or copied into a reproducible form. NLP teaches that a person can ‘model’ the more successful parts of their own behaviour in order to reproduce it in areas where they are less succesful and that ‘modeling’ another person can effect belief and behaviour changes to improve functioning.”

    Menyusul kedua paragraf itu, Wikipedia juga memberi komentar ringkas berikut:

    “Despite its popularity, NLP continues to be controversial, particularly for use in therapy, and after three decades of existence remains scientifically unvalidate.”

    Dari sumber Wikipedia ini kita bisa mengetahui bahwa NLP adalah:

    (1) sebuah tehnik & kepercayaan untuk mengembangkan potensi diri;

    (2) NLP dipengaruhi oleh New Age dan kepercayaan pengembangan potensi diri;

    (3) NLP beranggapan bahwa pikiran, badan dan bahasa saling berinteraksi untuk
    mengatur persepsi dan perilaku;

    (4) Karena itu persepsi dan perilaku dapat diubah dengan menggunakan teknik-teknik
    yang melibatkan pikiran, badan dan bahasa;

    (5) Bahasa dan perilaku seseorang sudah sangat terstruktur dan dapat diberi model
    kearah yang lebih produktif;

    (6) per’model’an ini menggunakan bagian kita yang paling sukses untuk
    memperbaiki bagian yang kurang berhasil; dan

    (7) Model orang lain dapat menghasilkan efek kepercayaan dan perubahan perilaku
    untuk memperbaiki fungsinya.

    Bagaimanakah seharusnya sikap umat Kristen menghadapi NLP?

    (1) Menurut sumber NLP yang dikutip Wikipedia kita mengetahui bahwa NLP adalah tehnik yang sekaligus kepercayaan yang ditujukan untuk mengembangkan potensi diri. Lalu, yang menjadi pertanyaan berlandaskan kepercayaan apakah potensi diri itu akan dikembangkan? Ternyata jawabannya ada dalam (2) dimana disebut dipengaruhi keyakinan New Age dan pengembangan potensi diri.

    New Age atau gerakan zaman baru adalah faham mistik yang menekankan sifat ilahi manusia, bahwa ada keberadaan tunggal alam semesta berupa kekuatan (macro cosmos) dan bahwa manusia adalah bagian dari kekuatan semesta itu (micro cosmos), jadi kalau macro cosmos disebut Tuhan maka manusia adalah tuhan kecil. Pengembangan potensi diri beranggapan bahwa karena manusia bersifat ilahi maka ia mampu mengembangkan potensi dirinya itu dengan kekuatannya sendiri itu. Disini peran Tuhan diabaikan karena ‘manusia adalah tuhan bagi dirinya sendiri.’

    (3) NLP terlalu optimis bahwa baik pikiran, badan dan bahasa yang kita ucapkan itu mengatur persepsi dan perilaku dan (4) manusia bisa mengubah persepsi dan perilakunya dengan tehnik-tehnik yang menggunakan pikiran, badan dan bahasa. Disini ada optimisme bahwa ‘manusia adalah tuhan bagi dirinya sendiri’ dan jelas mengabaikan peran Tuhan, dan kuasa dosa yang sudah menguasai persepsi dan perilaku manusia dan manusia membutuhkan juruselamat untuk memperbaiki dirinya melalui ‘kelahiran baru.’

    Keyakinan NLP menyebutkan bahwa (5) bahasa dan perilaku manusia sudah terstruktur dan dapat diberi model kearah yang lebih positif terutama menuju hidup yang sukses (6) dengan cara tehnik yang dikerjakan oleh manusia itu sendiri (7).

    Sama dengan gerakan pengambangan potensi diri lainnya (a.l. Anthony Robbins yang juga mempraktekkan NLP dan menyebut potensi diri itu sebagai ‘the giant within.’), dianggap bahwa manusia itu ‘tuhan bagi dirinya sendiri’ dan ‘memiliki hakekat yang baik.’ Berdasarkan konsep keyakinan demikian manusia dianggap mampu menuju sukses dengan kekuatannya sendiri.

    Contoh jelas bahwa ukuran baik-buruk dan dosa tidak jelas dalam MLP adalah pertentangan yang terus menerus terjadi di kalangan para pendirinya. NLP didirikan pada tahun 1973 oleh Richard Bandler dan John Grinder, Pada tahun 1980-an segera setelah penerbitan buku ‘Neuro-linguistic Programming Volume 1,’ keduanya berpisah dan berebut mengklaim hak hukum atas kepemilikan NLP. NLP kemudian dikembangkan oleh berbagai pihak dengan nama berbeda-beda, Bandler sendiri kemudian mengembangkannya dengan tehnik hipnosis, Anthony Robbins di tahun 1970-an mempraktekkan NLP dengan nama Neuro Associative Conditioning, dan banyak lain mengembangkan dengan nama sendiri-sendiri, sehingga tidak lagi ada sistem tunggal untuk NLP sekalipun semua memiliki dasar keyakinan yang sama mengenai potensi kebaikan dalam diri manusia dan bahwa manusia sendiri bisa mengubah dirinya menjadi lebih baik.

    Setelah bertengkar cukup lama, Bandler kembali menuntut Grinder dan mengklaim sebagai pemilik tunggal NLP dan hanya ia yang berhak menggunakan istilah itu. Baru pada tahun 2001 setelah pertengkaran berlarut-larut selama dua dasawarsa mengenai kepemilikan sistem NLP, akhirnya Bandler dan Grinder berdamai dan menerima bahwa NLP ditemukan oleh keduanya bersama-sama.

    Konsep optimisme manusia jelas bertentangan dengan iman Kristen yan menyebutkan bahwa diri manusia itu sudah berdosa dan kurang kemuliaan Allah (bukan allah kecil yang punya kekuatan sempurna seperti yang besar). Menurut NLP manusia melalui pemetaan dirinya sendiri dan mengembangkan potensi melalui pikiran, badan dan bahasa bisa mengubah diri dari yang tidak produktif ke yang produktif dan dari yang tidak sukses menuju sukses.

    Konsep manusia menurut Alkitab jelas menyebutkan bahwa manusia berdosa dan kurang kemuliaan dari Allah dan karena itu ia membutuhkan juruselamat untuk menyelamatkan dan mengubah dirinya menjadi baru (kelahiran baru) melalui pertobatan dan ketaatan dimana ROH KUDUS berperan mengubah hati manusia menuju kebaikan sesuai ukuran Tuhan sendiri.

    Berdasarkan kenyataan-kenyataan di atas, mereka yang beriman Kristen dan takut akan Tuhan rasanya bisa bersikap bahwa manusia telah jatuh dalam dosa dan kurang kemuliaan dari Allah dan karena itu janganlah mereka mengandalkan kekuatan dalam dirinya sendiri (Yer.17:5) melainkan hendaklah mereka mengandalkan Tuhan.

    “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN.” (Yeremia 17:7).

    A m i n !

    written by Manik

    sumber :
    http://manik.web.id/2007/11/12/neuro-linguistic-programming-nlp.html

    • Pendeta saya kalo khotbah mirip anda bro.. Tubuh ini bait roh kudus jgn merusaknya, hidup mengandalkan Allah, psikologi itu sesat okultisme modern. Giliran istrinya melahirkan gak bisa normal alias tindakan medis yg harus diambil caesar (yg notabenenya membelah perut dan mengeluarkan bayil dgn cara paksa) dia gak mengandalkan Tuhan lagi alias mengandalkan medis, waktu anaknya bertumbuh dan mengalami perubahan perilaku, eh bawanya ke psikolog. Kadang kita jadi orang kristen tapi munafik, berkoar2 dgn dokrin dan fatwa bahwa hipnosis itu sesat, tetapi kehidupan sehari hari kita praktekkan bahkan dipengaruhi oleh praktek hipnosis. Iman jangan membabi buta tetapi berimanlah dengan berhikmat, Tuhan Yesus baru

  10. Hipnotis jelas tidak sesuai dengan iman kristen. Masakan tidak dapat melihat, bukankah seharusnya kita mengijinkan ROh Allah yg bekerja dalam hidup kita, kita cukup dengan kebenaran firman. Itulah yg memerdekakan kita. Tuhan tidak pernah mengatakan kita mencari jalan keluar selain dr firman Tuhan. Saat hipnotis itu terjadi, anda secara tidak sadar membiarkan iblis masuk dan bekerja. Yg menjalankan tubuh anda saat dihipnotis adalah iblis. Pemulihan keadaan yg terbaik ialah dalam keadaan sadar, seperti kita dalam Kristus, menerima Dia dengan kesadaran hati kita bukan pemaksaan,seperti orang yg dibuat menjadi lebih baik karena pengaruh, namun bukan dirinya sendiri yg memutuskan.
    Orang yg hidup dlam Kristus tidak memerlukan hipnotis untuk pulih. Jika anda mengandalkan hipnotis berarti secara tidak langsung anda tidak percaya bahwa Yesus sanggup berperkara dalam kehidupan anda, karena jika anda memilih untuk hipnotis sebagai penyelesaian masalah, itu berarti anda adalah orang yg takut menghadapi masalah anda. Padahal seharusnya kita berjalan bersama Yesus apapun yg terjadi Yesuslah yg melakukan bagianNYa. Itulah seharusnya iman KRisten di dalam Yesus kristus Tuhan kita. Belajarlah kebenaran firman, dan berdoalah. Jangan mencari hal yg laen. Carilah dahulu kerajaan Allah maka semuanya akan di tambahkannya kepadamu MAtius 33:6

  11. Lebih jelasnya untuk mengetahui hal ini berkenan apa tidak dihadapan Tuhan ,silahkan anda puasa dulu, pergumulkan dan bertanya pada Tuhan, mana jawaban yg sesuai kehendakNya. Hindari perdebatan, karna kita pasti memiliki pandangan yg berbeda-beda. Ketika kita sungguh-sungguh bertanya kepada Tuhan pasti akan dapat jawaban terbaik.

    Saya secara pribadi berpandangan bahwa Hipnotis adalah black magic, tidak berkenan dihadapan Tuhan. Mengapa ? Karna itu jawaban yg Tuhan taruh di hati saya.

  12. hipnotis / hipnoterapi adalah pengandalan akan kekuatan manusia untuk menyelesaikan suatu persoalan hidup dengan menggunakan metode hipnosis dibawah alam sadar maka hal itu sangat bertentangan
    Alkitab berkata: Yeremia 17:5 beginilah firman Tuhan “terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan yang hatinya menjauh dari Tuhan!

  13. Saya sedih dengan pemahaman yang kurang tepat, hipnotis hanyalah sebuah proses mempengaruhi yang tingkat kedalamannya ditentukan oleh orang yang mau di hipnotis (jadi penghipnotis tidak memiliki kendali apapun terhadap manusia), Tuhan Yesus saat menjadi anak manusia juga pelaku Hipnotis, saya jelaskan, Tuhan sampai rela jadi anak manusia karena begitu bebalnya manusia yang perlu bukti kalau Allah itu ada, pertama kedatangan Tuhan Yesus tertulis di Perjanjian lama (Pra induksi), Tuhan Yesus datang dan masih harus membuktikan mujijat2nya pada manusia yang bebal ini (induksi), Tuhan Yesus harus menebus dosa kita dengan menderita di kayu salib(proses deepening), Tuhan Yesus bangkit dan memberikan anugrah maupun kuasa kesemua yang percaya padanya (proses sugesti), Tuhan Yesus naik ke surga dan memberikan kebebasan umatnya tetap ber iman kepadaNya atau tidak (proses terminasi), itu semua rangkaian metode atau proses hipnotis, saya berani menulis ini karena, saya dapat mengimani Tuhan Yesus adalah Allah dan Roh Kudus itu sendiri, setelah saya paham dengan hipnotis, jadi kalau anda menyangkal proses tersebut dan memahami tidak sesuai dengan alkitab, silahkan simpulkan sendiri seperti apa pemahaman kita.

    • Hipnosis adalah fenomena biasa yg kita alami sehari hari. Di sekolah, nonton tv, di gereja, di mobil. Nah kalau itu sesat maka, hiduplah sepeti orang di dalam kubur. Untuk sesat tdk nya coba tanya para pendeta yg setiap hari minggu menggunakan teknik persuasi tapi gak sadar kalo nama modernnya itu proses hipnosis? Mirip FPI yg anti amerika tp demonya naik mobil buatan amerika🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: