• Penanggalan Ibrani

    Februari 2012
    S S R K J S M
    « Des   Mar »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    272829  
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

“HIDUP INTIM DENGAN TUHAN”

“Dan pagi-pagi benar, selagi masih gelap, setelah bangun, Dia keluar, dan pergi ke tempat yang sunyi, dan di sana Dia berdoa.” (Markus 1:35)

Rasul Markus (Marqos) mencatat kebiasaan Tuhan Yeshua setiap pagi, yang selalu berdoa kepada Bapa sebagaimana tertulis pada ayat di atas. Kata  “ …mencari Dia” dalam terjemahan lain ditulis “…followed after Him” yang berarti menyusul. Kalimat ini menyatakan bahwa para murid telah mengetahui kebiasaan Tuhan Yeshua.

Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai kemampuan agar dapat berkomunikasi dengan Tuhan yang adalah Roh. Berkomunikasi dengan Tuhan di dalam roh kepada Roh Kudus (Ruakh Ha Qodesh).  Namun beberapa orang Kristen yang beribada ke gereja tidak merasakan keintiman dengan Tuhan, karena tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Bahkan ada yang berdoa hanya untuk meminta keinginannya pribadi semata.  Tuhan dijadikan seperti mesin ATM.  Kisah pemulihan Ayub setelah dicobai Iblis, terjadi karena ia terus menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan. (Ayub 29:38-42).

Dalam hidup ini memang sangat diperlukan keintiman hubungan dengan Tuhan. Hubungan yang benar-benar tulus tanpa ada “vested interest” apapun, sepenuhnya karena kita memerlukan keintiman ini. Dengan berhubungan intim dengan Tuhan kita tidak mudah diperdaya setan. Tanpa hubungan intim ini kerohohanian kita akan kering dan mati dan mudah diperdaya setan. Kita harus membangun keintiman secara pribadi, baik di rumah maupun di rumah Tuhan/Gereja. Keintiman di rumah Tuhan terbangun ketika kita beribadah bersama-sama saudara seiman.

Dalam Mazmur 27:4-5 Daud menyatakan kerinduannya tinggal di Bait YHWH seumur hidupnya, artinya ia ingin selalu bergumul dengan firman YHWH yang adalah YHWH sendiri. Kecintaan akan Tuhan membuat hidupnya bergairah untuk selalu rindu bertemu Tuhan. (Maz. 69:10, yang dikutip Yeshua dalam Yoh. 2:17). Keintiman dengan Tuhan akan menguatkan iman kita terutama menjelang  Tuhan Yeshua datang kedua kali nanti, karena yang dilihat adalah iman kita. (Luk.18:8), seraya mengingatkan agar iman kita tidak gugur. (Luk.22:32). Mari kita bangun keintiman dengan Tuhan secara pribadi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: