• Penanggalan Ibrani

    Oktober 2010
    S S R K J S M
    « Agu   Nov »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

Kunci atasi Cobaan

“Namun setiap oran dicobai karena diseret dan dipikat oleh keinginannya sendiri.”

Seekor ikan berbicara akrab dengan teman dekatnya; “Fred, kelihatannya cacing yang mengapung-ngapung di atas itu nikmat sekali ya, ayo kita ambil?!” “Ah enggak mau ah, Nore..! itu adalah godaan, jebakan manusia yang sengaja dipasang untuk menangkap kita!” kata ikan yang satu lagi menerangkan. “Duh…ayolah Fred cacing itu seperti menari-nari di atas kita, dia sangat menggoda, nih air liurku menetes… aku ingin cacing itu, Fred!”, Nore memaksa. Hus..Nore..Nore! jangan, kamu nanti bisa tertangkap!” Fred mengingatkan dengan sangat kepada sahabatnya itu. Nore tidak peduli lagi dengan segala macam ocehan Fred, dia lapar… dia ingin melahap makanan itu.. dia ingin cacing! Keinginan mengalahkan segala macam nasihat terbaik dari sahabatnya tadi.. akhirnya, Nore berhasil mendapatkan cacing keinginannya itu, namun mulutnya tersangkut kail dan akhirnya Nore tertangap manusia.

 

Kisah Nore di atas mengingatkan kita akan kehidupan manusiawi kita yang dipenuhi oleh segala macam bentuk godaan. Dunia di sekitar kita akan selalu saja ‘berpromosi’ untuk membuat kita tertarik. Lewat apa yang kita pandang, lewat apa yang kita rasakan, dan lewat apa yang kita pikirkan. Ada godaan untuk membuat diri kita tertarik lagi dengan dunia pornografi dan pornoaksi yang telah lama kita tinggalkan. Ada pula godaan  yang untuk membuat kita memasuki ‘gerbang’ segala hal yang menyangkut kata-kata kotor dan umpatan-karena emosi kita yang ‘terpantik’. Ada pula godaan yang membuat kita tertarik menjadi besar kepala setelah kita mendapatkan sanjungan – O, betapa hebatnya aku, Aku! Aku.

Godaan hanyalah godaan, ia tidak pernah bermaksud lain. Tujuannya agar kita terpana dengan ajakannya dan kemudian tanpa kita sadari tiba-tiba saja kita memasuki ‘jebakannya’ dan terlambat, kita sudah terjerumus masuk ke dalam arena dosa. Godaan membuat ‘racun’ terasa madu, membuat keburukkan menarik adanya. Dan membuat cacat-cela nurani menjadi kebanggaan.

Namun yang menjadi kunci bukanlah godaan yang beredar-edar setiap saat itu, yang menjadi kunci sebenarnya ialah keinginan kita. Keinginan kita itu meresponi tidak dengan godaan itu? Jika keinginan kita tergoda, Jika keinginan kita tergoda, berarti kita masuk dalam pengaruh dosa, kalau tidak yah.. berarti kita selamat.

Keinginan dan godaan memang rasa-rasanya amat berbeda, tetapi percayalah jika mereka itu saling bertemu, maka mereka itu bisa saling mengaitkan diri. Kuncinya bukan terletak pada godaannya, kuncinya terletak pada mau tidaknya kita mengontrol keinginan kita lalu pergi menghindar jauh-jauh dari setiap godaan yang hendak berlaga membinasakan kita. Jadi, waspadailah setiap keinginan-keinginan kita, setujuhkan Anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: