• Penanggalan Ibrani

    Maret 2010
    S S R K J S M
    « Jan   Apr »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

Dua Perjanjian

Di dalam Galatia 4:21-31, Paulus menceritakan dan mengembangkan suatu perumpamaan berdasarkan kisah Hagar dan Sarah. Hal ini ia lakukan untuk menjelaskan perihal Perjanjian Lama dan Baru. Apakah perihal penting yang sesungguhnya dinyatakan disini? Apakah sesungguhnya kaitan antara hal ini dengan kepatuhan terhadap perintah – perintah Allah?

Paulus membandingkan kota Yerusalem di bumi ini (di mana pasukan Roma tinggal dan memimpin) dengan kota Yerusalem baru yang nantinya akan datang dari sorga sebagai tempat tinggal bagi anak – anak Allah. Ia menjelaskan bahwa orang – orang yang menjadi warga negara Yerusalem bumi pada kenyataannya diperbudak oleh dosa, sama seperti kota mereka yang secara jasmani diperbudak oleh Roma (berhubungan dengan Yohanes 8:31-36). Dan hanyalah mereka yang memiliki kewarganegaraan sorgawi, dan yang menganggap Yerusalem Yang Baru sebagai kota pusat yang akan menikmati kebebasan yang nyata selamanya.

Perjanjian Lama yang ditawarkan di Gunung Sinai pada akhirnya membelenggu orang – orang yang masuk di dalam perjanjian tersebut oleh karena mereka melanggar hukum dan akhirnya berada di bawah upah dosa yaitu kematian. Perjanjian Lama tidak menawarkan suatu cara bagi kita untuk terluput dari kematian yang kedua sebagai upah yang dihasilkan dari dosa. Bahkan pekerjaan dan ritual (yang bahkan dilakukan dengan cermat) tidak akan dapat menebus dosa dan upahnya. Darah sapi dan kambing tidak dapat menebusnya (Ibrani 10:4), demikian pula air pembersihan yang dibuat dengan abu heifer merah (Bilangan 19:2), untuk membersihkan perasaan sangat bersalah (Ibrani 9:13-14).

Perjanjian Lama yang dalam hal ini disimbolkan oleh Hagar pada kenyataannya memimpin kepada belenggu. Mengapa? Karena hukum Allah, terpisah dari pengorbanan yang mendamaikan dari Yesus Kristus dan kekuatan Roh Kudus yang dapat mengubah kehidupan, hanya dapat menunjukkan kepada kita bahwa kita adalah budak dosa (Roma 6:16). Paulus menjelaskan bahwa kita akan menjadi keturunan – keturunan dari Allah bukan melalui tidakan dan usaha manusia murni, melainkan dari hasil pembenaran yang berasal dari Allah.

Anak laki – laki Hagar adalah hasil usaha alami manusia. Anak laki – laki Sarah adalah hasil turut campur tangan mukjizat Allah.

Paulus menginginkan para pembacanya untuk memahami jika bacaan Alkitab menunjukkan bahwa usaha manusia tidak dapat membebaskan seorang manusia pun dari belenggu dosa, atau memberikan status yang khusus dihadapan Allah sebagai anak dan keturunanNya. Tidak satu pun dari kita yang dapat membenarkan diri kita sendiri dan membawa diri kita kepada pembenaran dihadapan Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: