• Penanggalan Ibrani

    November 2009
    S S R K J S M
    « Sep   Jan »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

GEREJA YANG MENGABDI (Kisah 2:40-47)

Data Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), ada 86 aliran gereja yang tercatat sebagai anggota PGI, ini belum termasuk jumlah gereja yang tergabung dalam Persekutuan Injili Indonesia (PII, PWI, dan Lembaga sinode lainnya).
Seharusnya dengan jumlah yang sedemikian gereja memiliki pengaruh signifikan bagi keadaan negeri ini. Dalam Kisah 2:40-47 yang sedang kita baca, jumlah orang percaya pada waktu itu kurang dari 10,000 orang namun mereka dapat mempengaruhi bahkan dikatakan mampu menguncangkan dunia.(lih. Kis 17:6)
Sebaliknya keadaan Kekristenan di Indonesia, jauh berbeda, jumlah gereja dan sinode yang terus bertambah nampaknya tidak banyak memberi pengaruh bagi perbaikan bangsa ini.
Sebuah opini yang berkembang dalam masyarakat kristen adalah bahwa tugas untuk menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dalam masyarakat bukanlah tugas bagi gereja, karena gereja hanya berhubungan dengan masalah-masalah rohani saja. Ini terjadi karena gereja sangat dipengaruhi oleh cara pandang yang dikotomis tentang dunia. Pandangan yang menekankan tentang keberadaan (eksistensi) dua alam yang independen, terpisah, tidak dapat direduksi/dikaitkan bahkan alam atas lebih baik daripada alam bawah yang merupakan pandangan dualisme. Implikasi praktis bagi gereja yang terpengaruh (sadar atau tidak sadar) pandangan ini adalah memperlakukan realitas-realitas materi dengan masa bodoh, acuh tak acuh bahkan malah membencinya.
Pelayanan yang utuh pada hakekatnya menghubungkan secara tepat dan benar tiga sisi Tugas Panggilan Gereja yaitu Koinonia (Persekutuan), Marturia (Kesaksian) dan pelayanan (Diakonia).
Dalam Kisah 2:40-47 ini terlihat para rasul dan orang-orang percaya melaksanakan tiga tugas panggilan tersebut secara utuh. Ini adalah pola yang Yesus juga lakukan saat ia melakukan pelayanannya di dunia. Dalam Mark. 3:14-15, Yesus menetapkan 12 murid (bentuk persekutuan) untuk menyertai Yesus dan diutus memberitakan Injil (Marturia) dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan (Diakonia). Ketiga tugas panggilan ini harus saling terkait, karena persekutuan gereja harus terarah keluar yaitu Persekutuan yang bersaksi dan melayani.
Oleh karena itu pelayanan utuh dari ciri Gereja yang mengabdi dapat dirumuskan sebagai berikut : “Gereja yang seutuhnya memberitakan Injil yang seutuhnya tentang Kristus yang seutuhnya bagi manusia dan dunia seutuhnya”. Gereja yang mengabdi artinya tidak terlepas satu dengan yang lain, dan selalu dalam kebersamaan dengan pihak lain. Injil seutuhnya artinya Injil bukan hanya tentang keselamatan jiwa tetapi juga tentang keadilan, kebenaran, perdamaian dan kesejahteraan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: