• Penanggalan Ibrani

    November 2008
    S S R K J S M
    « Okt   Des »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

Rest In Peace

images1

Banyak orang berpikiran bahwa orang yang meninggal akanlah naik ke sorga bersama dengan Yesus. Bagaimanapun juga, orang – orang tersebut bingung untuk memahami bacaan Alkitab di dalam Pengkhotbah 9:5 yang mengatakan bahwa “orang yang mati tidak tahu apa – apa? Sesungguhnya apakah yang terjadi ketika kita meninggal?
Orang sering salah mentafsirkan ayat – ayat kunci di dalam Alkitab ketika mereka berusaha untuk memahami tentang apa yang terjadi ketika seseorang meninggal. Yesus berkata kepada salah seorang penjahat yang disalibkan disampingNya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (Lukas 23:43). (Perhatikanlah pemakaian tanda koma di dalam terjemahan Inggrisnya, “23:43 And Jesus said unto him, Verily I say unto thee, To day shalt thou be with me in paradise.” (King James Version)).
Apakah hal ini berarti bahwa Yesus dan penjahat tersebut pergi ke sorga pada hari itu juga?

Tentu saja tidak! Kristus dengan jelas mengajarkan bahwa Ia akan berada di perut bumi selama tiga hari tiga malam. Ia mengatakan hal ini sebagai “tanda dari nabi Yunus” (Matius 12:39-40). Oleh karenanya, jika Yesus dan penjahat tersebut pergi ke sorga pada hari itu juga, maka Yesus tidak menggenapi tanda yang telah Ia janjikan sendiri!
Oleh karenanya, apakah yang sesungguhnya dimaksudkan oleh Yesus? Untuk menjawab hal ini, kita harus memahami bagaimanakah penulisan kalimat Yesus tersebut di dalam bahasa Yunaninya. Patutlah diingat bahwa Alkitab bahasa Yunani tidak memiliki sistem tanda baca seperti yang dimiliki di dalam bahasa Inggris. Para penterjemah berbahasa Inggris sayangnya memaksakan kesalahpahaman doktrin mereka kepada teks bahasa Yunaninya sehingga menghasilkan kesimpulan yang salah. Di dalam bahasa Yunaninya kata “hari ini” mengacu kepada “aku berkata kepadamu” dan bukan kepada “firdaus”. Jadi Yesus sesungguhnya sedang memberitahukan kepada sang penjahat tentang harapan masa depan baginya, dan dengan demikian Ia tidak menyangkal ke MesiasanNya. Ia sebenarnya sedang memberitahukan kepada sang penjahat bahwa suatu hari nanti (jadi bukan hari itu) ia akan dapat bersama – sama dengan diriNya.

Di dalam Perjanjian Baru, kita membaca bahwa Allah memanggil raja Daud, “seorang yang berkenan dihatiNya” (Kisah Para Rasul 13:22). Daud diperhitungkan sebagai pahlawan – pahlawan iman didalam Ibrani 11. Namun demikian, rasul Petrus bercerita tentang Daud seperti ini, “Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini.” (Kisah Para Rasul 2:29). Ia kemudian menekankan: “Daud tidak naik ke sorga.” (ayat 34).
Kita membaca, “Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.” (Yohanes 3:13). Apakah hal ini berarti bahwa orang lain telah naik ke sorga setelah diriNya? TIDAK! Orang – orang yang meninggal pada saat ini tidaklah sadar, dan akan tetap seperti itu sampai Allah mengembalikan mereka kepada kesadaran mereka, ketika “Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.” (Daniel 12:2).
Hanyalah Yesus yang telah naik ke sorga.
Ketika rasul Paulus menuliskan 2 Korintus, ia mengharapkan Kristus untuk datang kembali di masa hidupnya. Inilah mengapa ia menuliskan, “Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman (dari) sorga” (2 Korintus 5:2 – lihat terjemahan Inggris King James). Paulus dengan bersungguh – sungguh ingin menerima tubuh roh yang akan diberikan oleh Kristus kepadanya pada saat kedatanganNya. Adalah di dalam konteks ini Paulus menulis tentang kerinduannya. Jadi Paulus tidak menuliskan, seperti yang diasumsikan oleh beberapa orang, “mengosongkan diri memiliki arti hadir di hadapan Tuhan di sorga”, melainkan hal ini memiliki arti menyongsong perubahan tubuhnya dari bentuk jasmai menjadi bentuk roh. (ayat 8).
Paulus pada akhirnya memahami bahwa kedatangan Kristus akan terjadi pada masa – masa setelahnya dan bukan pada masa ketika ia hidup, khususnya setelah peristiwa – peristiwa nubuatan terjadi. (2 Tesalonika 2:1-12). Namun demikian, pemahamannya akan apa yang terjadi pada saat kematian tidak pernah berubah. Paulus menuliskan: “Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. (1 Tesalonika 4:13-14). Kata meninggal di ambil dari kata bahasa Inggris “sleep” atau “tidur”. “Tidur” di sini bukan merupakan tidur secara misterius di dalam keadaan setengah sadar, namun benar – benar tidak sadar
dan tidak melakukan aktivitas apapun. Yesus, yang pernah meninggal, menggambarkan kematiannya seperti ini: “Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam” (Matius 12:40). Oleh karenanya, jika memang Yesus berada di perut bumi, apakah firdaus itu terletak di “tengah bumi”? dengan jelas TIDAK! Ketika seseorang meninggal seperti yang dikatakan oleh sang pemazmur kepada kita: “Apabila nyawanya melayang, ia kembali ke tanah; pada hari itu juga lenyaplah maksud-maksudnya.” (Mazmur 146:4). Yesus benar – benar tidak beraktivitas dan tidak sadar ketika Ia meninggal. Hal yang sama pun juga akan kita alami ketika meninggal. Orang mati itu tidak bergentayangan. Mereka tidak sadar (Pengkhotbah 9:5), dan akan tetap seperti itu sampai Allah membangkitkan mereka.

If you have opinion about this topic please go foward to discussion forum link. thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: