• Penanggalan Ibrani

    Oktober 2008
    S S R K J S M
    « Sep   Nov »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031  
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

Natal dan Perayaan Sukkot

Sukkot : “The Feast of Booths”
Torah : Imamat 22:26-23:44
Kitab Nabi : Zakaria 14
injil : Lukas 2

Dalam Injil Yohanes,  Rasul Yohanes menggunakan kata dwelt (Inggris) dengan booth (Yunani) untuk mentranslet pasal  1:14  “And the Word became flesh, and dwelt [tabernacled] among us.” Dalam bahasa Yunani kata booth berasal dari bahasa Ibrani sukkah (sukkot). Yohanes menulis; Ia akan tinggal di tengah-tengah kita, menunjuk kepada kehadiran  YHWH kedunia dalam Messias. Sebuah penggenapan Messias yang dijanjikan  melalui perayaan-perayaan yang ditetapkan YHWH dalam PL terus digenapi satu-per satu.

Salah satu penggenapan hari raya Tabernakel (sukkot) adalah kelahiran Messias (Immanuel), yang lahir tepat pada waktu perayaan Tabernakel berlangsung ketika semua orang Yahudi berziarah ke Yerusalem untuk merayakan Sukkot.  Tepat pada pekan perayaan Tabernakel, Messias lahir. Kini YHWH telah hadir ditengah-tengah umatNya melalui dan di dalam Messias. Maka kini perayaan Tabernakel adalah perayaan akan Messias yang ada di tengah-tengah kita. Natal seharusnya dilakukan bersamaan dengan Perayaan hari raya Tabernakel, ini sesuai dengan sejarah budaya dari Natal itu datang.

Mengapa Natal kini di rayakan bulan Desember?

Perjalanan sejarah politik dan budaya, mengalihkan natal masuk dalam perayaan baru orang Romawi yang berkuasa pada waktu jaman jemaat mula-mula. Dominasi Kekuatan pemerintahan  Roma yang antisemetik berhasil menggeser unsur-unsur iman Yahudi menjadi sebuah teologi baru yang sinkritisme. Menghasilkan sebuah agama baru yang akhirnya meninggalkan sumber keimanan awalnya. Messias tetap menjadi pusat teologi namun dalam  penafsiran yang lepas dari sumbernya (PL). Akibatnya banyak muncul bidat-bidat karena salah memahami pribadi Messias. Perhatikanlah denominasi-denominasi yang ada di sekitar kita, kebanyakan muncul karena adanya pertentangan paham Messias. Tentang kemanusiaanNya, keilahiannya, pengorbanannya, kehidupannya, dstnya. Mengerti atau menafsirkan keberadaan Messias lepas dari sumber aslinya bermuara pada penyesatan belaka.

Karena itu, siapa yang sudah percaya dan menerima Messias baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi, atau bangsa-bangsa lain haruslah memahami dan mempelajari Messias dalam frame Yahudisme atau akar Ibraninya, meninggalkan dan melepaskannya adalah kebingungan dan penyesatan belaka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: