• Penanggalan Ibrani

    September 2008
    S S R K J S M
    « Agu   Okt »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • INFORMASI PENTING

  • Pendapat Anda

    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …
    josysuitela di HIPNOTIS ALKITABIAH ATAU …

LAPAR, HAUS, LUSUH, BAU=PUASA?

Khotbah Minggu, 7 September 2008

Nats: Matius 6:16-18 

Bagian nats ini menunjukkan adanya puasa yang biasa dilakukan oleh umat Tuhan, Namun nampaknya ada masalah didalam aktifitas puasa yang rutin dilakukan orang Israel pada waktu itu.

Tuhan Yesus dalam konteks perkataan ini mau meluruskan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi baik secara tampilan luar maupun motivasi dibalik aktifitas ini. Nampaknya pandangan umum yang berkembang menghubungkan kesalehan dengan berpuasa. Sehingga untuk nampak terlihat saleh dan benar orang yang berpuasa selalu ingin menunjukkan bahwa ia sedang berpuasa. Yesus menegor orang-orang yang ingin terlihat sedang berpuasa dengan sebutan orang munafik. Puasa harus sebuah ibadah yang tersembunyi sama seperti doa dan memberi sedekah.

Oleh karena itu, puasa bukanlah untuk dipamerkan seperti yang sedang dilakukan orang-orang disekitar kita, mungkin kita tidak memamerkan puasa yang kita lakukan tapi mungkin motivasi dalam melakukan puasa juga masih keliru, berikut beberapa kekeliruan lain dalam melakukan puasa,

 a.      Puasa adalah usaha untuk memperoleh apa-apa dari Tuhan, upaya untuk menuntut janji-janji Tuhan, upaya untuk membuat doa kita ampuh, upaya untuk merobah kehendak Tuhan.

b.     Puasa adalah pamer keagamaan, rasanya ada rasa bangga kalau sudah berpuasa.

c.      Puasa itu adalah legalitas keagamaan belaka yang tidak lagi relevan.

f.       Puasa adalah ciri khas kelompok tertentu. Disatu sisi pandangan ini benar kalau puasa yang kita lakukan adalah sama seperti puasa golongan tertentu saja yang menganut paham ‘doa mengubah segala sesuatu.’ Tetapi kalau kita melakukannya dengan pemahaman yang benar, maka puasa adalah ajaran yang Kristiani dan sangat Alkitabiah.

g.      Puasa adalah upaya untuk menebus dosa.

Motivasi-motivasi dalam berpuasa pada umumnya cenderung bersifat subjektif dan menyeret orang menjadi arogansi.  Dampaknya bagi orang-orang yang rasional praktek puasa pun diabaikan, apalagi kalau melihat penyalahgunaan-penyalahgunaan, kemunafikan-kemunafikan yang terjadi dalam praktek berpuasa. Namun keputusan tidak melakukan puasa adalah salah juga. Bagi orang percaya puasa adalah aktifitas penting dalam hidup rohani. Mengapa puasa menjadi salah satu adalah aktifitas penting dalam hidup rohani?

 

1. Karena efektif dalam ____________  ___________  ____________

2. Karena ekspresi dalam ____________  ______________  __________

Akhirnya selamat berpuasa, bukan dengan tanda-tanda lahiriah seperti lapar, haus, lusuh, agar terlihat saleh namun carilah perkenan TUHAN saja, bukan manusia. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: