Malaysia, Kembali Kontroversi Karena Nama Allah

Malaysia, Kembali Kontroversi Karena Nama Allah
SUNDAY, 07 DECEMBER 2008

Seorang Kristiani Malaysia menuntut pemerintah dengan tuduhan telah melakukan pelanggaran terhadap hak-hak keagamaannya setelah aparat bandara menangkapnya karena kedapatan membawa sejumlah CD pendidikan Kristiani yang dibawanya dari Indonesia, ujar pengacara wanitanya.

Pihak berwajib di negara yang mayoritas penduduknya muslim tersebut telah menyita sebanyak delapan CD dari Jill Ireland ketika dia kembali ke Malaysia pada 11 Mei lalu setelah melakukan sebuah perjalanan ke Jakarta, ungkap pengacaranya, Annou Xavier, pada Kamis malam lalu.

Menteri dalam negeri dalam sebuah suratnya memberitahukan bahwa sebagian besar CD yang disita tersebut bertuliskan nama “Allah” pada cover CD, yang mana non- Muslim dilarang menggunakan nama tersebut, kata Xavier.

Ireland ingin agar pihak Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengijinkannya untuk menggunakan semua materi yang berkaitan dengan keagamaan dalam CD tersebut hanya untuk konsumsi pribadinya, jelas Xavier. (sumber:jawaban.com)

Tinggalkan Balasan